Analisa Perkembangan Mata Uang Emerging Market

Melemahnya mata uang di seluruh dunia terhadap usd membuat kondisi global menjadi tidak menentu, berbagai spekulasi tentang kekuatan ekonomi suatu negara menjadi factor utama pelemahan mata uang Negara tersebut terhadap USD.

Penguatan rupiah selama 5 hari terakhir sebesar 6% di ikuti oleh negara lain yang juga turun cukup signifikan seperti

  • peso kolombia yang menguat 6.7%
  • real brasil sebesar 5.43%
  • rubble rusia sebesar 4.93%

Mengindikasikan bahwa aliran dana yang kembali masuk di Negara emerging market, di karenakan ekspektasi kuat kenaikan suku bunga the FED tidak akan lebih dari 25 basis point.

Yang notabene telah masuk ke factor resiko dari para pengelola dana global akan terefleksi kepasar, sehingga mereka tidak ragu untuk berinvestasi kembali di negara emerging market. Selain karena keuntungan selisih kurs dan penurunan Index secara keseluruhan.

Saat ini yang lebih di khawatirkan oleh pengelola dana global adalah kemungkinan china mendevaluasi mata uang nya lebih jauh bila mereka mau negara mereka masuk ke special growing rate untuk IMF maka harga Yuan harus merefleksikan realitas sesungguhnya.

(Visited 504 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com