Bank Mandiri masuk ke bisnis start up

Bank BUMN Indonesia PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) telah mendirikan perusahaan modal ventura. Anak perusahaan ini bernaman Mandiri Capital dengan modal awal sebesar Rp 500 miliar ($ 36,90 juta). Mandiri Capital akan beroperasi tahun depan, dan memprioritaskan investasi di startups yang menyediakan layanan pembayaran inovatif yang relevan dengan e-commerce.

Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin kepada wartawan, perusahaan itu dalam proses pemilihan calon untuk kepala modal ventura baru, Mandiri Capital, setelah berhasil mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Ada kesempatan besar di negeri ini karena kita melihat startup lokal berkembang, terutama dalam bisnis e-cash,” katanya.

Pada bagian ini, regulator jasa keuangan juga berencana mengeluarkan pedoman modal ventura yang akan membutuhkan perusahaan untuk berinvestasi 70 persen dari modal mereka di startups agar memiliki akses memadai untuk pinjaman konvensional.

Peraturan ini diharapkan mulai berlaku pada akhir tahun. Langkah ini sejalan dengan OJK aturan dilaksanakan tahun lalu mengusulkan bahwa semua bank domestik harus memfasilitasi startups di luar sektor keuangan.

Selain Bank Mandiri, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) pada tahun 2014 mengalokasikan $ 75 juta untuk satuan modal ventura perusahaan PT Multimedia Nusantara atau TelkomMetra. Juga tahun lalu, PT Indosat Tbk (ISAT), operator seluler lain, menempatkan $ 20 juta ke dana modal ventura sendiri.

Rudiantara, menteri komunikasi dan informatika, pada bulan Februari, mengatakan, pemerintah mengharapkan sektor swasta untuk menyisihkan $ 1 miliar untuk investasi startup teknologi selama lima tahun ke depan.

(Visited 565 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com