GGRM vs HMSP Q3 2015

2 Jawara Industri rokok ini mengalami hal yang berbeda di Q3.
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membukukan laba bersih pada Q3 2015 sebesar Rp4,11 triliun atau Rp2.135 per saham. Laba bersih tersebut menunjukkan pertumbuhan kinerja sebesar 1,73% bila dibandingkan dengan laba bersih pada Q3 2014 sebesar Rp4,04 triliun atau Rp2.101 per saham.

Pencapaian kinerja Perseroan pada Q3 2015 didukung oleh Pertumbuhan penjualan Perseroan sebesar 5,85% pada Q3 2015 menjadi Rp51,01 triliun dari Penjualan pada periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp48,19 triliun.

Sementara itu kinerja PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) pada Q3 2015 menurun sebesar 0,78% yang tercermin dari Laba bersih sebesar Rp7,60 triliun atau Rp1.733 per saham dibandingkan Rp7,66 triliun atau Rp1.747 per saham di Q3 2014.

Meskipun kinerja Sampoerna menurun pada Q3 2015, Penjualan perseroan tetap mengalami pertumbuhan yang cukup besar yaitu 9,91% atau naik dari Rp59,61 triliun Q3 2014 menjadi Rp65,52 triliun di Q3 2015. Penjualan perseroan mayoritas berasal dari Penjualan rokok dengan konstribusi di Q3 2015 dan Q3 2014 masing-masing sebesar 99,8% dari Penjualan dan 99,8% dari penjualan.

Sementara dari segi asset, Gudang Garam pada Q3 2015 mencapai Rp59,34 triliun tumbuh 1,92% dari aset tahun 2014 yaitu Rp58,22 triliun. Utang Perseroan juga mengalami penurunan dari Rp24,99 triliun menjadi Rp23,58 triliun. Sedangkan total Aset Sampoerna mencapai Rp31,58 triliun di Q3 2015, meningkat sedikit dari Total Aset tahun 2014 yaitu Rp28,38 triliun, sedangkan Total utang Sampoerna mengalami penurunan dari Rp14,88 triliun di tahun 2014 menjadi Rp22,87 triliun di Q3 2015

(Visited 1,757 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com