Google mengumumkan kesepakatan dengan Indonesia Operator, Telkomsel, Axiata, Indosat

Alphabet Inc, perusahaan induk baru untuk Google, telah bekerja sama dengan 3 perusahaan telekomunikasi Indonesia sebagai bagian dari upaya untuk menghubungkan orang-orang di pasar negara berkembang ke Internet.

Pejabat Google, termasuk co-founder Sergey Brin, dan perwakilan dari perusahaan Indonesia Telkomsel, XL Axiata Tbk PT Indosat Tbk dan PT menandatangani kesepakatan hari Rabu kemarin untuk membawa disebut Project Loon kepada bangsa 250 juta orang.

Proyek ini merupakan program percobaan yang akhirnya bertujuan untuk memberikan Internet nirkabel melalui balon terhubung yang akan menyampaikan sinyal dari ponsel dan gadget lainnya ke Internet.

Google dan mitranya akan mengerahkan ratusan balon pada tahun 2016 atas negara lebih dari 17.000 pulau dalam upaya untuk menentukan di mana ada blank spot dalam layanan percobaan sebagai bagian dari tes sebelum layanan skala penuh diluncurkan.

Google telah diuji proyek di Brazil, Selandia Baru dan Australia, tetapi dengan hanya satu operator.

Proyek Loon Wakil Presiden Mike Cassidy mengatakan kemitraan Indonesia menandai pertama kalinya ia akan mengirim sinyal dari beberapa perusahaan telekomunikasi melalui balon tunggal, dan bahwa hal itu akan penyebaran terbesar dari layanan  bisa mencapai 100 juta pengguna.

“Kami sudah ┬ámemiliki tahapan peningkatan tes: tes untuk mendapatkan penerbangan balon untuk bekerja, tes untuk menguji konektivitas. Ini super menarik, karena ini akan melayani masyarakat yang sebenarnya di mana itu akan membuat perbedaan besar, “kata Brin.

Cassidy mengatakan upaya ini juga model untuk bagaimana Google akan memindahkan produk ke pasar komersial. Dia mengatakan perusahaan telekomunikasi akan menggunakan masa percobaan untuk menentukan harga, peluncuran dan penagihan sementara Google berfokus pada  masalah teknis.

(Visited 257 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com