Naiknya harga CPO global

Dikutip dari Bloomberg, naiknya harga CPO global disebabkan oleh melonjaknya permintaan minyak nabati oleh India. India merupakan negara konsumen CPO terbesar di dunia. Permintaan India ini masih akan tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

Cuaca kering mengakibatkan perkebunan oilseeds di India gagal panen. Negara tersebut diprediksi mengimpor 15 juta ton minyak nabati dalam satu tahun ke depan, mendekati rekor impor 14,1 juta ton minyak nabati dalam 12 bulan ke belakang.

Harga CPO telah mengalami kenaikan sebesar 15,5 persen sejak 26 Agustus 2015 hingga penutupan kemarin yang menyentuh level RM2.157 per ton.

Tiga sentimen utama yang ikut mendorong naiknya harga CPO baru-baru ini adalah rencana pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk menggelar mekanisme stabilisasi harga CPO, kedua adalah buruknya cuaca akibat El Nino yang menyebabkan kabut asap di Indonesia dan Malaysia, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan gangguan pasokan.

Untuk poin yang ketiga yaitu jatuhnya nilai mata uang ringgit Malaysia (sekitar 10 persen) terhadap dolar Amerika Serikat, sehingga dapat menopang harga CPO yang telah menyentuh level terendahnya di tahun ini pada 26 Agustus 2015. Selain itu melemahnya mata negeri jiran tersebut juga dapat mendongkrak ekspor CPO karena harga telah lebih kompetitif.

(Visited 31 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com