Pengerjaan Proyek WIKA Senilai Rp 3,6 Triliun

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk menyatakan tengah mengerjakan sembilan proyek utama sekaligus menjadi agenda prioritas pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur senilai Rp3,6 triliun. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya, Suradi bilang, saat ini perseroan mengerjakan proyek Bendungan Passelorang (Sulawesi Selatan) Rp463 miliar, Bendungan Keureto (Aceh) Rp403 miliar, proyek terminal kontainer New Priok (Jakarta Utara) Rp181,5 miliar.

Kemudian, jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Tahap I Rp355 miliar, jalan non tol Ciledug sebesar Rp351 miliar, bendungan Logung Jawa Tengah Rp584,9 miliar, pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda Rp289,39 miliar, proyek double track Jatinegara-Manggarai senilai Rp363,36 miliar, dan jalan tol Solo-Kertosono Rp625 miliar.”Di samping proyek infrastruktur dengan sumber pendanaan dari APBN dan APBD, perseroan saat ini juga tengah mempersiapkan diri pada proyek-proyek di bidang minyak dan gas, bangunan gedung serta PLTU Jawa V dan PLTU Jawa VII yang merupakan bagian dari mega proyek 35.000 MW,” tutur Suradi.

Menyoal PMN, perseroan mengajukan senilai Rp3 triliun untuk 2016 guna menunjang agenda prioritas yang terdapat dalam Nawacita pemerintah. Suntikan dana tersebut untuk pembangunan kawasan industri Kuala Tanjung, jalan tol Soreang-Pasar Koja, jalan tol Manado-Bitung, jalan tol Samarinda-Balikpapan, sistem penyediaan air minum (SPAM) Jatiluhur 5.000 liter per derik, dan PLTU.

(Visited 25 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com