Ringkasan Berita 2 November 2015

• Perusahaan otomotif asal Jepang berminat utk akuisisi sebagian saham TAXI setelah Saratoga membatalkan rencana akuisisinya.
• BEI akan memasukkan HMSP dlm perhitungan IHSG secara bertahap agar tdk berpengaruh drastis ke pasar. Persentase jumlah saham HMSP yg masuk hitungan indeks mulai tgl 4 Nov adalah 25%, lalu naik menjadi 50% pada 18 Nov, 75% pada 2 Dec dan 100% pada 16 Dec 2015.
• Laba INDF drop 45% yoy krn lemahnya bisnis Bogasari, agribisnis dan distribusi. Selain itu INDF juga derita rugi kurs Rp1.84t dr sebelumnya hanya Rp25.43m; Bisnis produk konsumer melalui ICBP masih mampu catat kenaikan laba 16%.
• Penjualan beton pracetak WSKT melonjak 460% yoy menjadi Rp1.32t di 9M15. Lonjakan tsb memberi kontribusi yg penting thd kenaikan laba bersih WSKT menjadi Rp400m dr Rp129m.
• Setelah berakhir pada 31 Oktober, proses negosiasi jual beli 37% saham BWPT antara Rajawali dan Felda kembali diperpanjang hingga 30 Nov 2015. Perpanjangan ini dilakukan krn kedua pihak belum juga melakukan penandatanganan definitif.
• META catat kenaikan laba 9M15 sebesar 22% yoy menjadi Rp164m berkat pertumbuhan seluruh lini bisnisnya, yaitu jalan tol, menara telekomunikasi dan pengelolaan air bersih.
• PPRO mulai bangun proyek Amartha View Avartment senilai Rp2.1t di Semarang pada Dec 2015.
• Kinerja BUMI per 9M15 makin terpuruk dengan mencatat rugi $630jt dan defisiensi ekuitas $1.3m. Total kewajiban tercatat sebesar $5.7m, dimana pinjaman jgk pendek yg masih harus dibayar sebesar $220.7jt. Pinjaman jgk panjang yg harus dibayar dlm waktu setahun kedepan $3.6m, lalu ada obligasi konversi yg harus dilunasi dlm jgk pendek $375jt.
• Utk menjaga CAR 14% di 2016, BBKP pertimbangkan right issue dan penerbitan obligasi senilai Rp1.5-2t.
• Lesunya bisnis properti dan tingginya harga gas ($11-13 per mmbtu) paksa IKAI kurangi produksi 30% hingga perseroan hanya gunakan 40% volume produksinya dr kapasitas terpasang.
• PGAS perluas jaringan gas ke konsumen rumah tangga di Pasuruan, Jatim. Jumlah pelanggan PGN di Jatim saat ini mencapai 13601.
• Imbas melemahnya ekonomi, BUKK akan revisi target revenue tahun ini yg semula dipatok naik 17% menjadi Rp1.66t
• BNI dan BRI kucurkan kredit sindikasi senilai Rp5.9t utk danai pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) milik WSKT.
• Dividen: DMAS akan bagikan dividen interim Rp12 utk thn buku yg berakhir 31 Dec 2015 dgn jadwal cum date 5 Nov, ex date 6 Nov dan payment date 17 Nov.
• WINS akan gelar RUPSLB pada 24 Nov utk membatalkan hasil RUPS sebelumnya ttg rencana penerbitan saham baru tanpa HMETD.
• CPIN saat ini tengah bernegosiasi utk mengakuisisi produsen air minum dalam kemasan yg berlokasi di Sukabumi krn tergiur oleh pertumbuhan bisnisnya yg double digit.
• MYRX alokasikan Rp1.5t utk capex 2016 atau naik 50% dari capex tahun ini utk mengembangkan produk properti segmen menengah bawah.
• Rapat Paripurna DPR akhirnya mengesahkan RAPBN 2016 sebagai UU namun membekukan PMN senilai Rp40.4t utk dibahas kemudian dlm APBNP 2016. Sejumlah poin penting dlm RAPBN tsb (vs APBNP 2015) adalah:
– GDP growth 5.3% vs 5.7%
– Inflasi 4.7% vs 5.0%
– Rupiah 13900 vs 12500
– Pendapatan Rp1822.5t vs Rp1761.6t (+3.4%)
– Belanja Rp2095.7t vs Rp1984.1t (+5.6%)
– Defisit Rp273.1t (2.15% GDP) vs Rp222.5t (1.9% GDP)
• Agus Marto beri sinyal BI belum akan turunkan suku bunga acuannya hingga akhir tahun ini menyusul hasil FOMC The Fed terakhir.
• Kementerian ESDM akan membuka peluang asing kuasai 100% saham SPBU dari saat ini 33%, namun tetap hanya boleh menjual BBM non-subsidi.
• Pengusaha dan buruh di Dewan Pengupahan DKI Jakarta sepakati besaran UMP 2016 sebesar Rp3.1jt
• Tarif 15 ruas tol naik mulai hari Minggu 1 Nov dengan kisaran kenaikan 8.35-14.78%. Sebelas ruas tol diantaranya adalah milik JSMR.
• Produsen makanan & minuman di Uni Eropa lakukan manipulasi dengan menyatakan produk mereka bebas CPO, padahal produk yg sama yg dijual di Indonesia mencantumkan kandungan CPO

(Visited 831 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com