Ringkasan Berita 2 Oktober 2015

– Pemerintah menganggap deflasi yang terjadi September 2015 bisa mengindikasikan melambatnya permintaan di pasar. Ada kemungkinan harga BBM di turunkan untuk menggenjot daya beli. Deflasi pada september mencapai 0.05% dan inflasi YoY 6.83%
– China development bank, diperkirakan mengucurkan pinjaman senilai US$5 miliar / Rp. 73.45 T untuk mendanai proyek kereta cepat Jakarta – bandung, yang rencananya akan di kerjakan konsorsium BUMN (WIKA, JSMR, PT.KAI, PT. Perkebunan NusantaraIV) dan konsorsium china yang di pimpin oleh China Railway Construction Corp. Ltd. Proses pembangunan rencana 3 tahun.
– Kebebasan mentraksasikan valuta asing yang di lindungi dengan pasal 2 ayat 1 UU no 24 tahun 1999 tentang lalu lintas devisa dan system nilai tukar, yang di iringi dengan bertumbuhnya trend menabung dalam valuta asing khususnya USD tidak kalah berbahaya dengan resiko gelombang PHK.

.

– Freeport menunggu kepastian regulasi terkait teknis penawaran 10.64% sahamnya yang harus mulai di divestasikan pada bulan ini.
– Usulan pemerintah untuk menurunkan setoran dividen BUMN 2016 sekitar 15.67% dari target tahun ini di tolak anggota dewan. Pemerintah dan DPR menyepakati penurunah setoran dividen hanya sekitar 7.56%

.

Meski tidak separah tahun ini , BI memproyeksi harga sejumlah komoditas ekport utama Indonesia pada 2016 tetap terkontraksi seiring dengan masih buramnya prospek ekonomi china dan dunia.
– Pemerintah batasi peredaran barang kena cukai terutama hasil tembakau ( rokok) di kawasan FTZ.
– Pemerintah menjanjikan implementasi kebijakan ekonomi Jilid II akan di mulai dalam waktu kurang dari satu pekan. Namun, di sejumlah kebiijakan terdapat beberapa hal yan membuat realisasi paket kebijakan ini terancam molor.

.
– China secara resmi memperkirakan sector industry pabrik akan stabil dalam tiga tahun mendatang, setelah langkah stimulus yang di lakukan menunjukkan gejala stabil di bidang manufaktur.
– PMI china naik ke posisi 49.8 pada septermber di bandin dengan estimasi 49.7 dalam survey Bloomberg. Belanja infrastruktur mendapatkan respon positif dari pelaku usaha sedangkan Pertumbuhan kuartal III mungkin m elambat menjadi 6.4%

.
– Pabrik – pabrik di zona euro mulai memangkas harga jual ke konsumen setelah harga minyak anjlok.
– Meski ringgit anjlok dalam dan menjadi kurs terburuk di kawasan Asean, otoritas moneter Malaysia masih optimis dan belum akan mengeluarkan stimulus penguatan baru.
– Exxon jual kilang bermasalah. Yang merupakan strategi melepaskan asset yang tidak berkaitan langsung dengan bisnis utama yakni sector pengolaham minyak dan kimia.
– Perusahaan – perusahaan di Negara berkembang di nilai rentan terhadap guncangan yang terjadi akibat kondisi global yang memberikan tantangan pertumbuhan ekonomi. Tes ketahanan menunjukkan bahwa kombinasi goncangan nilai tukar, pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah dari ekspektasi, dan tingginya biaya pinjaman dapat mengikis interest coverage ratio (ICR) perusahaan secara signifikan.

.
– Asosiasi perstekstilan Indonesia menilai revisi PP no. 32/2009 yang memasukkan pendirian pusat logistic berikat bebas pajak import akan memindahkan perputaran uang senilai US$ 420 juta pertahun dari Malaysia ke Indonesia hanya dari komoditas kapas.
– Pelaku industry baja khawatir deregulasi kebijakan terkait pre – shipment inspection dan penghapusan rekomendasi impor mengancam kelangsungan industry hilir nasional.
– Kemenperin di nilai tidak matang dalam merencanakan program kerja seiring degan realisasi balanja program yang hanya sebesar 30.79% dari total pagu anggaran hingga 25 september 2015.

.
– Apkomindao berhasil melobi investor TI asal Taiwan dunia untuk menanamkan investasi dan membangun industry TIK di Indonesia sehingga di harapkan bisa menahan laju penurunan permintaan di sector tersebut.
– Penuntasan pendanaan (financial Closing) proyek PLTU batang mundur hingga 6 april 2016.
– WSKT kuasai 61.5% di waskita – MNC toll road.

.
– PT. Ciputra residence menanamkan modal Rp. 1.1 T pada tahap pertama pembangunan citra garden city malang.
– Harga minyak mulai mendapatkan dukungan dari penurunan produksi OPEC dan AS serta data ekonomi china pekan ini yang positif. Sayanga harga minyak masih susah lepas dari tren stagnan.

.
– Total laba bersih 17 BUMN yang telah melantai di BEI pada tahun ini diperkiran meleset atau hanya tercapai sekitar 91% dari target tahun yang telah di tetapkan pada tahun ini.
– Return reksadana saham sepanjang tahun berjalan ini tercatat -23.03% atau terendah sejak 2008/
– INDF hedging 20% utang valas atau sekitar US$ 240 juta.

.
– Kendati izin produksi untuk pabrik garam farmasi tahap I belum turun. KAEF tetap akan merealisasikan pembangunan pabrik tahap II awal 2016.
– SIMP bangun pabrik kelapa sawit dengan investasi sekitar Rp. 400 M pada tahun depan.
– Regional pagi ini ASX -0.59% HSI +1.4% KLSE -0.62% KOSPI +0.034% nikei -0.76% Nikei -0.7% PSE -.018% shanghai UNC STI -1.1% dow fut +14 IDR 14.661

(Visited 290 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com