Ringkasan berita 21 Oktober 2015

Konsumsi semen -September naik hampir 1%
Konsumsi semen nasional untuk bulan September tumbuh sedikit (+ 0,8% YoY) dari 5.6mn ton pada tahun 2014 untuk 5.7mn ton pada tahun 2015.

– Stimulus Pemrintah : Menunggu pelaksanaan
Di antara upaya membantu sektor semen termasuk meningkatkan investasi di sektor properti dan mempercepat pencairan dana desa (paket stimulus pertama), serta potongan harga energi (paket ketiga).
Realisasi infrastruktur tinggi -Terakhir kuartal ini akan meningkatkan permintaan semen
Secara keseluruhan, ada potensi kenaikan konsumsi semen selama kuartal keempat.

Soechi Lines (SOCI) untuk menerbitkan MTN hingga SGD300jt
Soechi Lines (SOCI) melalui anak perusahaannya, Soechi Capital BV, akan menerbitkan medium term notes (MTN) hingga SGD300jt. Penerbitan MTN akan dilakukan secara bertahap dan diperdagangkan di Bursa Efek Singapura.

Kawasan Industri Jababeka (KIJA) mengalokasikan USD20jt untuk infrastruktur Kendal
Kawasan Industri Jababeka (KIJA) mengalokasikan dana USD10-20jt untuk pembangunan infrastruktur dari Kendal kawasan industri, Jawa Tengah. Pembangunan akan dimulai tahun 2016. Perusahaan ini bekerja sama dengan Sembawang Corporation mengembangkan kawasan industri.

Tingkat kepuasan publik tetap positif
Syaiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tingkat dirilis kepuasan untuk Jokowi-JK mencapai 51,7%, Indo Barometer mencatat 46%, Poltracking Indonesia tercatat 45%

Koreksi Laba WIKA
Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya mengatakan laba WIKA selama Januari-September 2015 masih dibawah periode tahun lalu yang IDR400.71jt

7 perusahaan asing yang diduga pembakar hutan
Kriminal Departemen Investigasi (Bareskrim) Polri akhirnya menetapkan 7 perusahaan dengan investasi asing (FDI) sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan. Salah satu perusahaan yang berbasis di Tiongkok, satu di Australia, dan lima di Malaysia.

General Electric (GE) akan bekerja listrik pada Indonesia Timur (Media Indonesia)
General Electric (GE) tertarik untuk bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk bekerja pada teknologi turbin gas untuk pembangkitan listrik di Indonesia Timur. Pengembang empat proyek pembangkit listrik yang memiliki kapasitas total 4.000 megawatt (Mw) dipercepat

Adhi Karya (ADHI) optimis untuk mencapai lebih target kontrak baru tahun ini IDR18.7triliun
ADHI optimis untuk mendapatkan lebih dari yang kontrak baru yang ditargetkan tahun ini IDR18.7tr karena belum diperhitungkan dalam nilai proyek dari cahaya angkutan kereta api (LRT).

Bank Mandiri (BMRI) diperkirakan pertumbuhan laba bersih di Q3 2015 lebih rendah dibanding Q3 2014

(Visited 475 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com