Ringkasan Berita 6 November 2015

• ANTM melaporkan hasil right issue lalu dimana pemegang saham mengeksekusi seluruh saham yg ditawarkan, yaitu 14.49 miliar saham senilai Rp5.37t. Sebanyak 18.9% diserap oleh investor individu, 0.72% oleh dana pensiun, asuransi 3.6%, dst.
• SRIL masih jajaki akuisisi perusahaan ritel dan targetnya diperpanjang hingga akhir 2016.
• BIRD alokasikan capex 2016 sebesar Rp1.5t atau kurang lebih sama dengan capex 2015 utk ekspansi 1700 armada baru dan pembelian lahan. BIRD incar pertumbuhan revenue 2016 18% atau juga sama dengan 2015.

• KPIG dan Korea Land akan garap smart city seluas 2000 ha di lahan Lido Resort yg seluas 3000 ha. MoU telah diteken pada 2 Oktober namun belum ada kejelasan nilai proyek dan periode pengerjaannya.
• WSKT bidik laba bersih Rp1.6t tahun depan sementara tahun ini prediksi laba tumbuh 50% menjadi Rp800m.
• Akuisisi BUMI oleh Vallar Plc pada 2010 masih menyisakan masalah karena dipersoalkan oleh regulator Inggris. Credit Suisse yg bertindak sebagai penasihat akuisisi dikecam keras.

• SSMS melalui anak usahanya akuisisi 100% saham Menteng Kencana Mas di Pulau Pisau Kalteng senilai US$35jt. Total lahan yg diakuisisi seluas 20.800 ha termasuk 5857 ha lahan inti tertanam dan 1400 ha lahan plasma.
• PTBA mulai konstruksi pembangunan PLTU 3×350 MW di Sumatera Utara tahun depan.
• CTRA dianggap sebagai pengembang yg paling siap merespon positif pembangunan infrastruktur di luar Jawa karena cakupan lahannya yg luas. CTRA juga memiliki neraca yg sehat dan tidak terpapar depresiasi rupiah.

• BBRI berharap dapat jatah penyaluran KUR sebesar Rp70t pada tahun depan dari total Rp100t KUR mikro dan ritel yg direncanakan pemerintah.
• BMRI peroleh izin OJK utk mendirikan perusahaan modal ventura bernama Mandiri Capital dengan modal Rp500m dan mulai beroperasi awal 2016.
• Sempat menganggur, PGAS kembali aktifkan FSRU Lampung sejak Oktober 2015 lalu setelah memperoleh pasokan gas dari Lapangan Tangguh. Gas akan dialirkan melalui SSWJ ke pelanggan PGAS di barat Jawa.

• IFS Capital Indonesia layangkan gugatan wanprestasi kpd EMP Gelam, anak usaha ENRG karena tagihan senilai US$1.11jt.
• Beroperasinya sejumlah pabrik ponsel di Indonesia mulai menekan impor dimana hingga Sep 2015 impor ponsel hanya 26jt unit vs 60jt unit di periode sama 2014.
• Ekonomi Indonesia di 3Q15 tumbuh 4.73% yoy vs 4.67% di 2Q15 dan 5.03% di 3Q14. Meski lambat, belanja pemerintah mulai berperan mendorong growth dimana belanja barang tumbuh 34% dan belanja modal tumbuh 58%.

• Paket ekonomi VI berikan banyak kemudahan dan insentif utk 8 KEK, diantaranya adalah KEK Tanjung Lesung yg dikelola oleh KIJA. Insentif yg diberikan mulai dari tax holiday, kepemilikan properti asing, perizinan dan ketenagakerjaan.
• Pemerintah akan ajukan anggaran subsidi yg lebih besar pada APBN-P 2016 seiring penundaan kenaikan TDL bagi pelanggan 900 VA selama 6 bulan. Penundaan dilakukan utk menghitung ulang dan verifikasi data penerima subsidi

(Visited 689 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com