Ringkasan Berita Saham 30 November 2015

  • Kinerja ATNM Q3 rugi bersih Rp 1,04 Trilyun
  • Emiten property dan Real estat, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melaporkan penurunan kinerja pada Q3 2015 sebesar 7,46% menjadi Rp807,29 miliar atau Rp55,96 per saham
  • GIAA / Garuda Indonesia siapkan dana USD500 juta untuk Ekspansi
  • BKSL akan konversi utang valas menjadi Saham
  • Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK) melalui anak perusahaannya yaitu PT DAJK Portalido mulai merambah ke sektor ritel untuk meningkatkan penjualan di tengah ketatnya bisnis persaingan
  • PT Waskita Karya Tbk (WSKT) meraih kontrak baru sebesar Rp27,9 triliun atau 93 persen dari target tahun ini yang sebesar Rp30 triliun
  • Rukun Raharja Tbk (RAJA) sedang membidik dua proyek pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) PLN senilai USD2,12 miliar
  • INDY tunjuk Toshiba, Mitsubishi, Hyundai ikut bangun PLTU 1X1000 MW
  • Laba bersih JPRS diperkirakan menjadi Rp10 miliar pada tahun ini
  • WINS menderita rugi bersih US$2,75 juta pada kuartal III-2015, setelah periode yang sama tahun sebelumnya laba US$17,96 juta
  • Hingga akhir Oktober 2015, PWON meraih marketing sales sekitar Rp 2,73 triliun. Itu berarti, pengembang Kota Kasablanka ini berhasil meraup 91 persen dari target marketing sales tahun ini, sekitar Rp 3 triliun.
  • TBIG akan lebih fokus ekspansi organik pada tahun depan. Perusahaan membidik tambahan sekitar 1.500 hingga 2.000 penyewaan atau tenant. Saat ini, TBIG sudah memiliki lebih dari 19.416 penyewaan dan 12.159 site telekomunikasi.
(Visited 2,470 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com