Siap Dilelang 1.600 Proyek Infrastruktur 2016

Kabar baik berasal dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Sofyan Djalil mengatakan, 1.600 proyek infrastruktur di bawah tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah siap dilelang, sehingga diyakini pengerjaan fisik proyek tersebut dapat dimulai awal 2016.

“Mereka (Kementerian/Lembaga) yang dapat anggaran besar untuk infrastruktur sudah cukup responsif,” kata Sofyan, di Jakarta, Rabu (25/11).

Adapun beberapa kementerian teknis infrastruktur lainnya yang juga mendapat anggaran besar, seperti Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perhubungan, juga sedang mempercepat studi perencanaan dan persiapan proyek-proyek strategis.

“Mereka (kementerian-kementerian teknis) sangat siap dan cukup siap, dan jauh lebih baik dari tahun lalu kalau untuk proyek pemerintah,” kata Sofyan.

Kementerian PU-PR, sebagai instansi yang membawahkan proyek infrastruktur terbanyak dibekali anggaran terbesar mencapai Rp 104,08 triliun pada 2016. Sedangkan Kementan dibekali anggaran Rp 31,5 triliun, dan Kemenhub sebesar Rp 48 triliun.

Sofyan mengklaim jangka waktu persiapan proyek di empat kementerian teknis sudah jauh lebih cepat dibanding proses yang berjalan tahun lalu. Dari sisi bikrokrasi anggaran, pihaknya dan Kementerian Keuangan sedang mempercepat proses pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) awal Desember 2015. Setelah DIPA disahkan, kontrak proyek bisa ditandatangani.

Karena itu, Sofyan optimistis belanja infrastruktur dan belanja modal Kementerian/Lembaga dari APBN 2016 dapat dicairkan sejak awal tahun.

Penyerapan yang lebih awal ini akan memicu belanja sektor sektor yang berkaitan dengan kontruksi. Diperkirakan Laporan Q1 2016 perusahaan kontruksi akan membukukan hasil yang memuaskan.

(Visited 2,739 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com