Wartawan Penyebar Rumor di Bursa Saham Cina Ditangkap

Cina menggeruduk kantor media online yang menyebarkan rumor dan menimbulkan kegemparan di pasar saham, serta menangkap 197 wartawannya.

Tidak ada penjelasan hukuman apa yang akan dijatuhkan untuk orang-orang ini. Yang pasti mereka akan dikenakan tuduhan pidana, karena rumor yang mereka sebarkan menyebabkan seorang warga Beijing melompat dari apartemennya dan tewas.

Pengelola situs juga dituduh memalsukan jumlah korban tewas dalam ledakan mengerikan di Tianjin. Kejatahan lainnya adalah menyebar rumor bernada menghasut pada peringatan 70 tahun akhir Perang Dunia II.

Media pemerintah melaporkan seorang wartawan mengaku telah menyebabkan kepanikan dan gangguan di pasar saham Cina, yang menyebabkan negara mengalami kerugian besar.

Wang Xiaolu, wartawan Majalah Caijing, ditahan pihak berwenang Cina sehubungan gonjang-ganjing di pasar saham pekan lalu.

Xinhua memberitakan Wang diduga memfabrikasi dan menyebarkan informasi palsu soal surat berharga dan pasar berjangka.

Wang, masih menurut kantor berita resmi Cina itu, mengakui informasi palsu itu menyebabkan kepanikan dan gonjang-ganjing di pasar saham, serta merusak kepercayaan pasar dan menimbulkan kerugian investor.

Juli lalu, misalnya, Wang menulis soal regulator sekuritas sedang mempelajari rencana mengeluarkan dana pemerintah dari pasar saham.

China Securities Regulatory Commission (CSRC) membantah tulisan Wang, dan menyebut majalah itu tidak bertanggung jawab.

Caijing berusaha membela Wang, dengan mengatakan wartawan melakukan tugas di bawah hukum.

Tidak hanya wartawan, Cina juga menahan pejabat pengawas sekuritas dan empat eksekutif senior, dengan tuduhan melanggar paraturan pasar saham.

(Visited 38 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com