XL Axiata EXCL Tawarkan Obligasi Sukuk 1,5 T

Indonesia operator telekomunikasi seluler PT XL Axiata Tbk (EXCL) telah menawarkan obligasi syariah lima seri, yang disebut SUKUK, senilai Rp 1,5 triliun ($ 110.290.000) dengan tingkat kupon berkisar 8,25% sampai 11,15%.

Kepala keuangan XL Mohammed Adlan bin Ahmad Tajudin, Kamis dana yang diperoleh dari penjualan obligasi ini akan digunakan untuk membayar biaya lisensi untuk spektrum frekuensi radio 2G kepada pemerintah untuk jangka waktu satu tahun dari Desember 2015.

Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan untuk memutuskan biaya lisensi pada bulan Desember.

Perusahaan meluncurkan obligasi roadshow pada Rabu untuk mengumpulkan minat calon kreditur. Obligasi akan dijual dari 25-27 November, menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

“Kami tidak hanya ingin ambil investor SUKUK tetapi juga (target) investor konvensional dan untuk mengembangkan pasar SUKUK di Indonesia. Kami berusaha untuk mendapatkan  tingkat bunga tetap untuk menghindari fluktuasi nilai di masa depan, “katanya pada konferensi pers.

XL Axiata menjual sukuk, di bawah skema ijarah, di mana ia menjual hak operasi peralatan telekomunikasi kepada pemodal dan sewa mereka kembali atas kepemilikan obligasi. Perusahaan membeli kembali hak atas obligasi jatuh tempo.

XL Axiata, dikendalikan oleh perusahaan telekomunikasi Malaysia Axiata Bhd, menyiapkan dana hingga Rp 7 triliun ($ 514,70 juta) tahun depan untuk mengembangkan jaringan 4G, kata Adlan. Perusahaan telah menunjuk perusahaan telekomunikasi Swedia Ericsson untuk merancang dan mengimplementasikan jaringan 4G untuk Jakarta dan Jawa Barat selama tiga tahun ke depan.

XL Axiata memiliki 46 juta pelanggan dan bertujuan untuk mencapai hingga 10 juta pengguna hanya untuk layanan 4G-nya pada akhir tahun depan.

(Visited 409 times, 1 visits today)

redaksi

www.beritasaham24.com